AKUNTANSI BIAYA
1. Perbedaan Job Costing dan Proses Costing!
Proses Costing:
1. Hanya ada satu jenis produk yang diproduksi secara kontinyu dan dalam jangka panjang.
2. Biaya diakumulasikan per departemen.
BB&TKL dibebankan langsung ke HP Produksi
3. Laporan produksi per departemen menjadi dokumen sumber yang menunjukkan pengumpulan biaya per departemen.
4. Biaya per unit dihitung per departemen berdasarkan laporan produksi per departemen
Job Costing
1. Dapat memisahkan BB, TKL ke setiap job. Setiap job memiliki karakteristik yg berbeda
2. Biaya dikumpulkan untuk setiap pekerjaan.
BB&TKL dibebankan langsung ke HP Produksi sedangkan BOP dibebankan dengan tarif yang ditentukan di departemen
3. Kartu biaya adalah dokumen sumber yang digunakan untuk mengendalikan pekerjaan berdasarkan kartu biaya.
4. Biaya per unit dihitung untuk setiap pekerjaan berdasarkan kartu biaya.
2. Jelaskan manfaat informasi harga penjualan per periode!
1. Menentukan harga jual produk
Dengan diketahuinya harga pokok produksi, maka perusahaan dapat juga menentukan harga jual produknya. Selain itu, manajemen juga harus mempertimbangkan faktor-faktor lain yang berperan dalam penentuan harga jual produk, seperti keadaan pasar dan campur tangan pemerintah.
2. Memantau realisasi biaya produksi
Manajemen membutuhkan informasi biaya produksi yang sesungguhnya dikeluarkan dalam pelaksanaan rencana produksi. Umtuk itu akuntansi biaya dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi biaya produksi yang dikeluarkan dalam jangka waktu tertentu untuk memantau apakah proses produksi mengkonsumsi total biaya produksi sesuai dengan ang diperhitungkan sebelumnya. Pengumpulan biaya produksi untuk jangka waktu tertentu tersebut dilakukan dengan menggunakan harga pokok proses.
3. Menghitung laba/rugi periode
Manajemen membutuhkan informasi biaya produksi yang telah dikeluarkan untuk memproduksi produk dalam periode tertentu, agar dapat mengetahui apakah kegiatan produksi dan pemasaran dalam periode mampu menghasilkan laba bruto atau mengakibatkan rugi bruto. Informasi laba rugi bruto periodik dibutuhkan untuk mengetahui kontribusi produk dalam menutup biaya non produksi dan menghasilkan laba rugi.
4. Menentukan HP Persediaan produk jadi dan produk dalam proses.
Didalam neraca, manajemen harus menyajikan harga pokok persediaan produk jadi dan harga pokok produksi yang pada tanggal neraca masih dalam proses untuk tujuan tersebut, manajemen perlu menyelenggarakan catatan biaya produksi tiap periode. Biaya produksi yang melekat pada produk jadi yang belum laku dijual pada tanggal neraca disajikan dalam neraca sebagai harga pokok persediaan produk dalam proses.