Hak Asasi Manusia dalam Nilai Praksis Sila-Sila Pancasila
Nilai praksis merupakan realisasi nilai-nilai instrumental suatu pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. Nilai praksis Pancasila senantiasa berkembang dan selalu dapat dilakukan perubahan dan perbaikan sesuai dengan perkembangan zaman dan aspirasi masyarakat. Hal tersebut dikarenakan Pancasila merupakan ideologi yang terbuka.
Hak asasi manusia dalam nilai praksis Pancasila dapat terwujud apabila nilai-nilai dasar dan instrumental Pancasila itu sendiri dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga negara. Hal tersebut dapat diwujudkan apabila setiap warga negara menunjukan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari. Adapun, sikap positif tersebut, diantaranya yaitu:
Sila Pancasila :
Ketuhanan Yang Maha Esa :
- Hormat-menghormati dan bekerja sama antarumat beragama sehingga terbina kerukunan hidup
- Saling menghormati kebebasan beribadah sesuai agama dan kepercayaannya
- Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab :
- Mengakui persamaan derajat, hak dan kewajiban antar sesama manusia
- Saling mencintai sesama manusia
- Tenggang rasa kepada orang lain
- Tidak semena-mena kepada orang lain
- Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan
- Berani membela kebenaran dan keadilan
- Saling menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain
Persatuan Indonesia :
- Menempatkan persatuan kesatuan, kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan
- Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara
- Cinta tanah air dan bangsa
- Bangga sebagai bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia
- Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan :
- Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat
- Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain
- Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama
- Menerima dan melaksanakan semua keputusan musyawarah
- Mempertanggungjawabkan setiap keputusan musyawarah secara moral kepada Tuhan YME
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia:
- Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban
- Menghormati hak-hak orang lain
- Suka memberi pertolongan kepada orang lain
- Menjauhi sikap pemerasa kepada orang lain
- Menjauhi sikap boros dan gaya hidup mewah
- Rela bekerja keras
- Menghargai hasil karya orang lain
Semoga bermanfaat untuk teman-teman.
No comments:
Post a Comment